Mencari rumah hati
Tadi malam, kucari kembali gambaran diri
Dan sungguh gelisah hati ketika tak kunjung kutemui
Seperti tengah terapung pada samudera tanpa dayung
Menunggu diam pada gelombang murah hati
Pada apakah kutujukan semua yg mengalir dari diri ?
Pada pantai manakah akan terserak segala
Akankah ada waktu, ketika semua dapat kucoba tata kembali
Dan bisa kupandangi semata kasih dan kerinduan
Atau terberai dalam hiruk pikuk hati
Pada samudera mana kau berada ?
Agar kukayuh tanganku yg terasa terlalu letih untuk berdaya
Supaya paling tidak, se-inci-pun aku bergerak berada
Biar kucoba sampai benar habis tenaga, tak bersisa...
Iri aku pada kehendak yg membara,
Karena tak mampu kuimbangi serasa kehebatannya
Sebab tubuhku terkulai, diam...
Sementara aku bernyawa dan tertawa...
Tawa air mata....
Jadi, kalaupun hanya sebegitu dayaku,
Kubiarkan kehendakku itu membakarku
Bila memang mesti habis jadiku
Biar jadi lilin leleh tubuhku
Tak berbentuk, habis, pun dibuang
Atau semoga..
Tangan salah satu dari yg melewatiku
Meraupku untuk dilelehkan kembali, disatukan dgn sisa2 yang lain
Dan menjadi sosok yang baru,
Untuk leleh kembali...
Biar....
Aku tak tau pasti....
Komentar
Posting Komentar