pura-pura di perpustakaan
Guru Sejati kembali membukakan pintu rumahnya...
Bagiku, untuk meneliti lagi pustaka simpananNya
Untuk membuka lagi Jitabsara Kasih,
dan mencoba mengerti ragam kosakatanya
Aku membaca di sana,
senyaman lembut beledu ternyata,
semanis madu hutan
namun juga setegar karang lautan
Bagaimana akan kupilih dan kucampurkan....
itu pikirku.....
Pada bagian lain aku menemukan,
Demi kebaikan dan perkembangan
Komentar
Posting Komentar